Suatu Malam di Seattle

Saya membuka jendela kamar hotel Warwick, tempat saya tinggal selama di Seattle. Hotel ini bersejarah katanya, sehingga saya dan beberapa kawan dari hampir 45 negara di dunia perwakilan asosiasi Bahasa Inggris tinggal disini. Ada kawan-kawan dari Gaza, Nikaragua, Mali, Senegal, Nepal, Vietnam, Timor Leste, Saudi, dan banyak lagi. Dari Indonesia cuma saya sendirian. Rasanya, tidak pernah bermimpi bisa bertemu kawan dari Gaza misalnya, jika tidak dalam kesempatan seperti ini. Ini tentunya banyak membuka wawasan.
.
Seattle ini di pinggir waterfront. Saya ingat dulu mengajar Dictation dan materinya adalah kota-kota besar di US. Seattle salah satunya. Pengalaman itu membantu saya lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan baru di US. Keluar Warwick, ke kanan saya akan menuju city train. Sebenarnya train disini jauh sederhana dibanding train yang ada di kota-kota negara yang pernah saya kunjungi, seperti Seoul, Amsterdam, Singapura, atau Melbourne. Train hanya bolak balik saja kalau di Seattle. Gratis.
.
Ke arah waterfront, jalanan menurun dan akan berakhir di waterfront legendaris kota di Washington ini. Ada pemusik jalanan dari Peru dengan tiupan alat musik dari bambu. Mengingatkan pemusik jalanan dari Peru di Melbourne dulu. Ada kapal-kapal menuju pulau kecil. Bairnbridge salah satunya. Ada ferris wheel terkenal juga, ada gunung salju di kejauhan sana, dan tentu saja Space Needle.
.
Ia adalah tower untuk mengamati angkasa sebenarnya. Pemandangan dari atas sana sangat cantik. Membuat kita selalu merenung, sudah berkontribusi apa saja kita selama hidup ini. Apa hanya Tik tok saja? Atau baru tatanan bicara, atau yang lainnya. Tentu semuanya tidak ada yang paling benar dan salah. Di siang hari yang sering gelap dan angin dingin, Space Needle dikelilingi pohon-pohon maple yang daunnya sudah gugur ketika Winter. Di malam hari, ia berdiri tegak di antara bangunan-bangunan tinggi lainnya yang kelap kelip menyala. Suatu malam di Seattle, pada semesta saya bersyukur.
.
Foto: Space Needle di malam hari dilihat dari jendela kamar di Warwick Hotel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s