Bowo Tik Tok dan Berkarya

PersmaVISI-Generasi Z Menulis

Pernahkah kita merasa bahwa menulis itu sulit? Ah lebih keren Instastory atau Meet and Greet dengan Bowo Alpenliebe, kata beberapa netijen. Kebanyakan generasi Z 😊
.
Menulis memang perlu komitmen. Dengan menulis, seseorang bisa lebih reflektif terhadap banyak hal. Mengapa? Karena ia membaca. Tanpa membaca, jangan harap bisa menulis.
.
Saya sudah baca kok, kata yang lain. Iyaa, tapi apa sudah terinternalisasi baik? Setelah membaca, selain dijadikan tambahan info atau pengetahuan, sebaiknya pandangan kita dituliskan.
.
Jadi ia sifatnya bukan mengulang info tadi tapi mencipta. Istilah keren iklan NET adalah ‘jangan habiskan 1 menit hanya untuk scroll dan like tapi gunakan lebih banyak untuk berkarya’. Ah, lebih asyik like status lambe turah saja, demikian sahut netijen generasi alpha 😁

Foto: Sesi setelah berbagi dengan Pers Mahasiswa VISI tentang Generasi Z Menulis.

@mhsantosa
Circle me @ +Made Hery Santosa

©mhsantosa (2018)
I am happy to share this. Please feel free to reblog or share the link, all with my accreditation. Thank you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s