Pembelajaran Berbasis Teknologi di Poltek Negeri Bali

Tren dan Isu dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi: Mau Meneliti Apa?

Screen Shot 2019-07-02 at 19.27.04

Pesatnya perkembangan teknologi mendisrupsi berbagai bidang, termasuk Pendidikan. Oleh karena itu, teknologi hendaknya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk hal-hal positif dan peningkatan kapasitas diri. Politeknik Negeri Bali, melalui Pusat Bahasa, mengundang Made Hery Santosa untuk berbagi dan belajar bersama mengenai Blended Learning, khususnya pada tren terbaru dan isu-isu yang bisa muncul dan diteliti dalam konteks pembelajaran di Pendidikan Kejuruan seperti Poltek. Ini kedua kalinya Poltek mengundang beliau. Sebelumnya, beliau berbagi mengenai pembuatan media pembelajaran berbasis Kartun dengan Cartoon Story Maker. Penekanannya tetap aspek pedagoginya, yaitu bagaimana proses pembelajaran terjadi, bukan pada teknologinya semata.

Pada kesempatan kedua ini, sebanyak 50 dosen dari berbagai Jurusan di Poltek dengan komposisi dosen yang beragam juga berbagi dan belajar mengenai tren dan isu terbaru mengenai pembelajaran berbasis ‘Blended’ dengan penekanan pada potensi penelitiannya. Beliau berbagi mengenai munculnya tren terbau pembelajaran berbasis teknologi, seperti Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), Mixed Reality (MR), Gamification, Flipped Learing, dan Mobile Assisted Language Learning (MALL). Hal-hal lain berkaitan teknologi, seperti E-Learning, Blogs, masih tetap disinggung.

Berkembangnya robot-robot berbasis AI, seperti EssayBot, QuillBot, Orai, atau 360 VR media, Android Package Kit (APK) Apps, Duolingo, dan lainnya memberi ruang belajar seluas-luasnya bagi siapa saja, termasu dosen dan mahasiswa. Jika dosen tidak memanfaatkannya dan menekankan pada pentingnya proses berpikir dan memahami, pembelajaran akan masih berada pada keterampilan berpikir level rendah, seperti proses menghafal saja. Semua perkembangan, aplikasi, dan media berbasis teknologi hendaknya dihubungkan pada kerangka-kerangka pembelajaran, khususnya yang berbasis teknologi, seperti Konstruktivisme, Konektivisme, atau Technology Pedagogical and Content Knowledge (TPACK), dan lainnya yang relevan.

Dengan memahami konsep dan prinsip pedagogis pembelajaran berbasis teknologi, pembelajaran di kelas akan bisa lebih memberi ruang-ruang berpikir bagi mahasiswa dan pembelajaran bisa bermakna. Perlu waktu memang, namun dengan contoh dan langkah-langkah pembelajaran jelas, semoga bisa dipahami. Satu hal yang penting dilanjutkan adalah praktek konkrit dan kalau bisa dirangkaikan dalam bentuk penelitian sehingga bukti-bukti empiris mengenai konteks Blended Learning ini bisa mendapat basis data dan hasil yang kuat dan menambah khazanah keilmuan bidang ini

Terima kasih dan semoga bisa bertemu kembali ^^

@mhsantosa
17052019

Dari Indonesia Technology Enhanced Language Learning (iTELL). Untuk Arsip. Tulisan asli ada di https://itell.or.id/tren-dan-isu-dalam-pembelajaran-berbasis-teknologi-mau-meneliti-apa/

@mhsantosa (2019)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s