Pertama

IMG_20180718_083221_806

Ketika saya menjejak bandara Shuvarnabumi untuk pertama kalinya, saya langsung amazed dengan tata letak dan kemegahan infrastrukturnya. Bangkok (Thailand), tempat yang kira-kira mirip dengan Jakarta (Indonesia) sudah punya bandara sebagus dan sekeren ini. Sukarno Hatta saja masih jauh. Waktu itu, Sukarno Hatta belum seperti sekarang. Ngurah Rai juga belum semegah sekarang.
.
Pertama kali ke Bangkok, saya mengalami gagap budaya pertama. Kesulitan berbahasa, utamanya. Mau beli cap cay saja susah hihi… Akhirnya, harus pakai bahasa Tarzan. Huruf Thai yang seperti huruf Bali itu ga juga membantu. Tapi saya lihat pertama kali juga, pengelolaan sebuah kegiatan dan sebuah lembaga yang jauh lebih baik.
.
Ini membuka wawasan. Bahwa di luar sana, ada hal-hal baik yang bisa dipelajari. Memang tidak semuanya baik, tapi sebagai manusia yang punya akal, kita pasti bisa memilahnya kan? Jadi, jangan dulu belum apa-apa, apalagi hanya mendengar saja, sudah percaya. Keberanian mengambil resiko itu penting.
.
Pertama kali saya ke Bangkok saya bertemu banyak jejaring. Yang membukakan mata dan hati. Yang memberi pembanding. Yang menguatkan tekad, saya akan belajar lagi membuka wawasan saya ke banyak tempat di benua yang ada di bumi. Untuk anak-anak dan keluarga. Untuk generasi mendatang.
.
Foto: Ilustrasi tahun jadul :))

@mhsantosa
Circle me @ +Made Hery Santosa

©mhsantosa (2018)
I am happy to share this. Please feel free to reblog or share the link, all with my accreditation. Thank you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s